31 Agustus, 2026


Sape, 28 Agustus 2026
— SMA Negeri 3 Sape melaksanakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pada Jumat, 28 Agustus 2026, bertempat di halaman SMA Negeri 3 Sape. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak serta diikuti oleh keluarga besar sekolah.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga sekolah untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak, perjuangan, dan nilai-nilai kehidupan yang telah beliau ajarkan.

Kegiatan diawali dengan pra acara berupa penampilan Marawis oleh siswa-siswi SMA Negeri 3 Sape, yang berlangsung meriah. Lantunan shalawat turut mengiringi suasana kegiatan, sehingga halaman sekolah dipenuhi nuansa religius dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Memasuki acara inti, kegiatan diawali dengan Kalam Ilahi yang dibawakan oleh Irfandi, S.Pd. Pembacaan ayat suci Al-Qur'an tersebut menjadi pembuka yang menambah kekhidmatan acara.

Selanjutnya, Kepala SMA Negeri 3 Sape, Abubakar, S.Pd., menyampaikan pengantar kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, kepala sekolah menekankan pentingnya menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai sarana membangun karakter dan kepribadian peserta didik melalui keteladanan Rasulullah SAW.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Komite SMA Negeri 3 Sape yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah. Sinergi antara sekolah, komite, guru, siswa, dan orang tua dinilai penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang baik.

Puncak kegiatan diisi dengan tausiyah hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaikan oleh Dr. Abdul Munir, M.Pd.I. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan.

Keteladanan Rasulullah SAW, menurutnya, harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya oleh para pelajar melalui sikap jujur, disiplin, menghormati guru dan orang tua, menjaga persaudaraan, serta memiliki semangat menuntut ilmu.

Peringatan Maulid juga menjadi kesempatan untuk mengingat kembali bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari terbentuknya generasi yang memiliki akhlakul karimah, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap agama, bangsa, dan negara.

Setelah tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan kata-kata motivasi yang disampaikan oleh Sultan Abdul Khair, S.Pd. Motivasi tersebut diharapkan dapat membangkitkan semangat para siswa untuk terus belajar, berprestasi, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Dengan terselenggaranya Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, keluarga besar SMA Negeri 3 Sape berharap semangat cinta Rasulullah SAW semakin tumbuh dalam diri para siswa. Nilai-nilai keteladanan Nabi diharapkan dapat menjadi landasan dalam membangun generasi muda yang berilmu, berkarakter, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan keteladanan beliau dalam kehidupan nyata.


30 Agustus, 2026


BOLO, BIMA —
Semangat persatuan, ukhuwah, dan kebangsaan mengemuka dalam kegiatan Silaturahmi Kebangsaan yang digelar pada Ahad, 30 Agustus 2026, bertempat di Gedung H. Abdul Salam, Pasar Sila, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.

Kegiatan yang mengangkat tema utama “Peran Umat Islam dalam Mengisi Kemerdekaan dan Persatuan Umat” tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai unsur masyarakat, organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Silaturahmi Kebangsaan ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya peran umat Islam dalam mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, pembinaan generasi muda, penguatan ukhuwah, serta kontribusi nyata bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan berlangsung dalam dua sesi dengan menghadirkan lima pembicara yang membawakan tema yang saling berkaitan.

Pada sesi pertama, pembahasan diawali oleh Dr. Ikhlas, S.Pd.I., M.Pd., S.H. dengan tema “Pendidikan sebagai Fondasi Indonesia yang Berdaulat dan Berkeadilan.”


Materi tersebut menyoroti pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kecerdasan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, integritas, dan kesadaran kebangsaan.

Selanjutnya, Dr. Abdul Munir, M.Pd.I. menyampaikan materi bertema “Peran Pemuda dan Kita Semua dalam Mengisi Kemerdekaan.”

Dalam pembahasannya, ditekankan bahwa kemerdekaan merupakan amanah yang harus diisi dengan karya dan kontribusi nyata. Pemuda memiliki posisi strategis sebagai generasi penerus yang diharapkan mampu menjaga persatuan, meningkatkan kapasitas diri, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Sementara itu, Ust. Syukrillah, M.Ag. menyampaikan materi dengan tema “Peran Umara dan Ulama dalam Mengisi Kemerdekaan.”

Tema tersebut mengangkat pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, aman, adil, dan harmonis. Kolaborasi antara unsur pemerintahan dan tokoh agama dipandang penting untuk menjawab berbagai tantangan masyarakat serta menjaga persatuan dan ketenteraman.

Memasuki sesi kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Ust. H. Zainuddin M.Y. yang mengangkat tema “Merakit Ukhuwah, Membangun Peradaban.”

Materi ini mengajak seluruh elemen umat untuk terus memperkuat ukhuwah dan membangun kebersamaan. Persatuan umat dinilai menjadi modal penting dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis sekaligus membangun peradaban yang lebih baik.

Sementara itu, pembicara terakhir, Ust. Fuadz bin Seif, menyampaikan materi bertema “Bersatu di atas Tauhid Menuju Kejayaan Islam & Kaum Muslimin.”

Pembahasan tersebut menekankan pentingnya persatuan umat yang dibangun di atas landasan tauhid dan nilai-nilai Islam. Perbedaan di tengah umat hendaknya tidak menjadi alasan untuk saling terpecah, melainkan dikelola dengan semangat persaudaraan dan saling menghormati.

Kegiatan Silaturahmi Kebangsaan tersebut turut dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Dari unsur militer, hadir Danramil Bolo yang mewakili jajaran TNI.

Turut hadir pula Camat Bolo dan Sekretaris Camat (Sekcam) Bolo, serta berbagai organisasi kemasyarakatan dan lembaga keagamaan.

Sejumlah organisasi yang turut hadir di antaranya FUI, An-Naba, Wahdah Islamiyah, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh perwakilan pondok pesantren se-Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan besarnya semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pentingnya membangun persatuan umat serta menjaga keutuhan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selama kegiatan berlangsung, suasana terlihat penuh khidmat dan kekeluargaan. Para peserta mengikuti setiap materi dengan penuh perhatian dan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap berbagai gagasan yang disampaikan para pembicara.

Silaturahmi Kebangsaan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan ukhuwah di antara berbagai elemen umat Islam, sekaligus membangun kesadaran bahwa mengisi kemerdekaan merupakan tanggung jawab bersama.

Melalui pendidikan, dakwah, penguatan ukhuwah, pembinaan generasi muda, serta sinergi antara ulama, umara, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat, umat Islam diharapkan terus mengambil bagian dalam membangun bangsa yang berdaulat, berkeadilan, bersatu, dan berperadaban.

Silaturahmi Kebangsaan bukan sekadar pertemuan, tetapi menjadi ikhtiar bersama untuk merawat persatuan, memperkuat ukhuwah, dan menghadirkan kontribusi nyata umat Islam dalam mengisi kemerdekaan.



Sape, 28 Agustus 2026 — SDN 1 Sape menyelenggarakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SDN 1 Sape tersebut mengangkat tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW demi Terwujudnya Generasi yang Berkarakter dan Berprestasi.”

Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum penting bagi seluruh keluarga besar SDN 1 Sape untuk mengenang perjuangan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah kepada para peserta didik.

Kegiatan tersebut diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Muhammad Badiuz Zaman, S.Ag. Dalam ceramahnya, beliau mengajak para siswa untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam hal kejujuran, kesabaran, kedisiplinan, kasih sayang, maupun sikap menghormati orang tua dan guru.

Keteladanan Rasulullah SAW, lanjutnya, tidak hanya penting dalam membentuk pribadi yang berakhlak mulia, tetapi juga menjadi landasan dalam membangun generasi yang memiliki semangat belajar, percaya diri, bertanggung jawab, dan mampu meraih prestasi.


Tema yang diangkat dalam peringatan Maulid tahun ini memiliki relevansi yang kuat dengan dunia pendidikan. Karakter dan prestasi merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan. Prestasi tanpa akhlak dapat kehilangan makna, sementara akhlak yang baik akan menjadi fondasi bagi seseorang dalam menggunakan ilmu dan kemampuan secara benar.

Kepala SDN 1 Sape, Menik Rusdianti, S.Pd, Si, turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Peringatan Maulid Nabi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, keluarga besar SDN 1 Sape diharapkan semakin termotivasi untuk menghidupkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H akhirnya menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan karakter sekaligus membangun generasi SDN 1 Sape yang beriman, berakhlak mulia, berkarakter, berilmu, dan berprestasi.


28 Agustus, 2026


Sape, 28 Agustus 2026
— Ikatan Istri Karyawan ASDP (IIKA) Sape menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pada Jumat, 28 Agustus 2026, pukul 15.30 WITA. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Cinta Rasulullah, Perkuat Ukhuwah dan Kepedulian Sosial.”

Peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum bagi keluarga besar IIKA ASDP Sape untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, tausiah disampaikan oleh Ustadz Dr. Abdul Munir, M.Pd.I. Dalam ceramahnya, beliau mengajak para jamaah untuk menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.


Mengawali tausiah, Ustadz Dr. Abdul Munir, M.Pd.I. menyampaikan kandungan QS. Al-Ahzab ayat 21, yang menegaskan bahwa pada diri Rasulullah SAW terdapat suri teladan yang baik (uswatun hasanah) bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah, kebahagiaan akhirat, dan banyak mengingat Allah SWT.

Selanjutnya, beliau menyampaikan hadis tentang beberapa hal penting yang menjadi jalan untuk memperoleh keselamatan di dunia dan akhirat. Di antaranya adalah menjaga lisan, menjadikan rumah sebagai tempat yang menghadirkan suasana seperti surga, serta menangisi dosa-dosa sebagai bentuk penyesalan dan kesadaran untuk kembali kepada Allah SWT.

Menjaga lisan menjadi salah satu pesan penting dalam kehidupan seorang Muslim. Setiap perkataan hendaknya dipertimbangkan agar tidak menyakiti orang lain, menimbulkan fitnah, ataupun membawa dampak buruk bagi diri sendiri dan lingkungan.


Selain itu, keluarga juga memiliki peran penting dalam membangun kehidupan yang penuh ketenangan dan keberkahan. Rumah hendaknya menjadi tempat yang menghadirkan kedamaian, kasih sayang, dan ketenteraman bagi seluruh anggota keluarga.

Ustadz Abdul Munir juga mengingatkan pentingnya memiliki rasa takut dan penyesalan terhadap dosa. Menangisi dosa bukan sekadar menunjukkan kesedihan, tetapi menjadi bagian dari proses muhasabah dan taubat, serta tekad untuk memperbaiki diri dan tidak mengulangi kesalahan.

Setelah penyampaian tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan seputar kehidupan beragama, keluarga, serta penerapan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Melalui kegiatan ini, IIKA ASDP Sape diharapkan terus menjadi wadah yang memperkuat silaturahmi, kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta semangat berbagi dan peduli terhadap sesama.


Momentum Maulid Nabi bukan hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga diharapkan mampu mendorong seluruh peserta untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperbaiki diri, memperkuat ukhuwah, dan meningkatkan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.



Sape, 26 Agustus 2026
— Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Jami’ Ar-Rahman Desa Rai Oi, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, menggelar Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H, Rabu, 26 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jami’ Ar-Rahman Rai Oi tersebut dilaksanakan setelah salat Isya’ dan diikuti oleh Imam Masjid serta seluruh jamaah yang hadir. Peringatan Maulid berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh nuansa religius.

Rangkaian kegiatan diawali dengan dzikir Maulid yang dipimpin oleh Imam Masjid dan diikuti bersama oleh seluruh jamaah. Lantunan dzikir dan pujian kepada Rasulullah SAW mengiringi kegiatan sebagai ungkapan rasa cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW.


Setelah dzikir Maulid, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Abdul Munir, M.Pd.I. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jamaah untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Mengawali tausiyahnya, Dr. Abdul Munir menguraikan kandungan Surah Al-Ahzab ayat 21, yang menegaskan bahwa pada diri Rasulullah SAW terdapat uswatun hasanah atau teladan yang baik bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah, keselamatan di akhirat, dan senantiasa mengingat Allah SWT.

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid, tetapi harus dibuktikan dengan mengikuti sunnah, meneladani akhlak, serta menerapkan ajaran beliau dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Dr. Abdul Munir juga mengingatkan jamaah tentang tiga pesan penting untuk meraih keselamatan, sebagaimana pesan Rasulullah SAW kepada sahabat Uqbah bin Amir.

Pertama, menjaga lisan. Jamaah diingatkan agar berhati-hati dalam berbicara, karena lisan dapat menjadi sumber kebaikan sekaligus dapat menjadi sebab seseorang terjerumus dalam dosa. Karena itu, setiap perkataan hendaknya dipikirkan terlebih dahulu dan digunakan untuk menyampaikan kebaikan.

Kedua, menjadikan keluarga seperti surga. Rumah tangga hendaknya dibangun dengan iman, kasih sayang, saling menghormati, dan komunikasi yang baik. Keluarga harus menjadi tempat untuk mendapatkan ketenangan, pendidikan agama, serta tumbuhnya akhlak yang mulia.

Ketiga, menangisi dosa-dosa dan segera bertaubat kepada Allah SWT. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan. Karena itu, seorang Muslim hendaknya memiliki rasa takut dan penyesalan atas dosa yang dilakukan serta senantiasa kembali kepada Allah dengan taubat yang sungguh-sungguh.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi jamaah bahwa keselamatan hidup tidak hanya berkaitan dengan ibadah ritual, tetapi juga dengan bagaimana seseorang menjaga perkataan, membangun keluarga yang harmonis, dan memiliki kesadaran untuk selalu memperbaiki diri melalui taubat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, yang dipanjatkan agar Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan kepada jamaah, keluarga, masyarakat Desa Rai Oi, serta menjadikan seluruh umat Islam sebagai umat yang senantiasa mencintai dan mengikuti keteladanan Rasulullah Muhammad SAW.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang diselenggarakan BKM Masjid Jami’ Ar-Rahman Rai Oi ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi mampu menjadi momentum untuk memperkuat iman, ukhuwah Islamiyah, kepedulian sosial, dan semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.


26 Agustus, 2026



Sape, 26 Agustus 2026 — SDN 2 Sape menyelenggarakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pada Rabu, 26 Agustus 2026, bertempat di Aula SDN 2 Sape. Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menguatkan pendidikan karakter dan akhlak mulia bagi peserta didik.

Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengangkat tema:

“Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW, Mewujudkan Generasi SDN 2 Sape yang Cerdas, Santun, dan Berakhlak Mulia.”

Kegiatan tersebut menghadirkan dua pemateri yang kompeten, yaitu Dr. Abdul Munir, S.Pd.I. dan Ustadz Syaiful Umar, S.Pd.I. Keduanya menyampaikan materi yang mengajak para peserta didik untuk mengenal lebih dekat keteladanan Rasulullah SAW serta mengimplementasikan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Dikbud Sape, pengawas sekolah dasar, serta sejumlah guru undangan. Kehadiran para unsur pendidikan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan karakter positif kepada peserta didik.

Suasana kegiatan berlangsung semakin menarik ketika Dr. Abdul Munir, yang dikenal sebagai pakar pendidikan dan pernah menjadi fasilitator Guru Penggerak, menyampaikan materi secara interaktif. Dalam penyampaiannya, beliau tidak hanya memberikan penjelasan, tetapi juga menyelipkan berbagai pertanyaan kepada peserta didik. Metode tersebut membuat siswa lebih aktif, antusias, dan berani menyampaikan pendapat.

Interaksi tersebut sekaligus menjadi bagian penting dalam menghubungkan nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW dengan kehidupan nyata yang dialami peserta didik. Para siswa diajak untuk memahami bahwa meneladani Rasulullah bukan hanya melalui pengetahuan, tetapi juga melalui sikap dan kebiasaan sehari-hari, seperti berkata jujur, menghormati guru dan orang tua, menyayangi sesama, bertanggung jawab, serta menjaga sopan santun.

Sebagai bentuk refleksi terhadap materi yang telah disampaikan, kegiatan juga dilengkapi dengan kuis interaktif yang diberikan oleh para guru kepada murid. Kuis tersebut menjadi sarana untuk mengukur pemahaman siswa sekaligus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan edukatif.

Melalui kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini, SDN 2 Sape berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan peserta didik. Dengan demikian, pendidikan di sekolah tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang cerdas, santun, berkarakter, dan berakhlak mulia.

SDN 2 Sape — Meneladani Rasulullah SAW, Menguatkan Akhlak, Membangun Generasi Berkarakter.


Galery:

















20 Agustus, 2026



Bima — Masjid Jami Ar-Rahman, Desa Rai Oi, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, melaksanakan musyawarah penyegaran kepengurusan Badan Kesejahteraan Masjid (BKM). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus melanjutkan pengelolaan masjid melalui kepengurusan yang baru.

Musyawarah diawali dengan laporan pertanggungjawaban pengurus lama sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas serta pengelolaan kegiatan dan aset masjid selama masa kepengurusan.

Setelah penyampaian laporan pertanggungjawaban, musyawarah dilanjutkan dengan pemilihan pengurus BKM yang baru melalui tim formatur. Dari proses tersebut, ditetapkan tiga orang sebagai pengurus inti BKM Masjid Jami Ar-Rahman, yaitu:

  1. Drs. Imran Jamaludin, S.Pd. — Ketua

  2. Firmansyah, S.Pd. — Sekretaris

  3. Suhardin H. Mu'min, S.E. — Bendahara

Penetapan kepengurusan baru diharapkan dapat membawa semangat baru dalam pengelolaan Masjid Jami Ar-Rahman, baik dalam bidang administrasi, kegiatan keagamaan, pelayanan jamaah, maupun pemeliharaan dan pengembangan aset masjid.

Pada akhir kegiatan, dilakukan penyerahan aset masjid dari pengurus lama kepada pengurus baru. Serah terima tersebut menjadi bagian penting dari proses pergantian kepengurusan sekaligus memastikan keberlanjutan pengelolaan aset dan kegiatan Masjid Jami Ar-Rahman.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, masyarakat dan jamaah berharap BKM Masjid Jami Ar-Rahman dapat semakin aktif dalam memakmurkan masjid serta menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Rai Oi dan sekitarnya.

Semoga kepengurusan yang baru diberikan kekuatan, keikhlasan, dan kemudahan oleh Allah SWT dalam menjalankan amanah, serta setiap pengabdian untuk kemakmuran masjid menjadi amal jariyah yang mendapatkan pahala berlipat ganda.



27 Juli, 2026


Sape, Bima – Rencana penyelenggaraan pasar malam di Kecamatan Sape resmi ditolak berdasarkan hasil kesepakatan bersama yang dicapai dalam rapat Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Sape yang melibatkan berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Rapat tersebut dihadiri oleh Camat Sape, Kapolsek Sape, Danramil Sape, Komandan Kompi 3 Batalyon C Pelopor Brimob, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sape beserta Penyuluh Agama, pimpinan dan anggota Lembaga Dakwah Nurul Siraj (LDNS) Sape, seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sape, serta para Ketua Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam se-Kecamatan Sape.

Dalam rapat tersebut, seluruh peserta menyepakati untuk menolak penyelenggaraan pasar malam karena adanya dugaan kuat bahwa kegiatan tersebut berpotensi menjadi tempat berlangsungnya aktivitas yang bertentangan dengan norma agama, hukum, dan budaya masyarakat.

Beberapa hal yang menjadi dasar penolakan antara lain adanya indikasi praktik perjudian berkedok permainan, seperti permainan lempar bola yang diduga mengandung unsur judi, serta adanya hiburan yang dinilai tidak sesuai dengan nilai-nilai keagamaan dan norma masyarakat, termasuk dugaan pertunjukan tarian erotis dan bentuk-bentuk kemaksiatan terselubung lainnya.

Kesepakatan ini merupakan bentuk komitmen bersama seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, moral, serta nilai-nilai religius yang telah menjadi karakter masyarakat Kecamatan Sape.

Melalui keputusan tersebut, seluruh pihak berharap agar setiap bentuk kegiatan hiburan maupun usaha yang diselenggarakan di wilayah Kecamatan Sape tetap menghormati peraturan perundang-undangan, norma agama, norma kesusilaan, serta budaya lokal yang hidup di tengah masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Sape bersama unsur Forkopimcam, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kondusivitas daerah serta mendukung kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat positif bagi masyarakat tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap ketertiban umum maupun kehidupan sosial keagamaan.

20 Juli, 2026

Kanal Youtube DK-DoroKabuju TV

Semarang – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 akan diselenggarakan di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada 11–20 September 2026. Perhelatan akbar umat Islam ini akan menjadi ajang silaturahmi sekaligus syiar Al-Qur'an yang mempertemukan para qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, dan peserta terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia.

Pembukaan MTQ Nasional XXXI dijadwalkan berlangsung di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, yang menjadi salah satu ikon Kota Semarang. Adapun tema yang diusung pada pelaksanaan tahun ini adalah:
"Menebar Cahaya Al-Qur'an Dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban."
 Tema tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat persatuan, kerukunan, dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 juga memperkenalkan maskot resmi bernama Sahabat Qur'an (Saqur) yang menjadi simbol semangat generasi Qurani yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia.

Sebagai bentuk dukungan terhadap syiar Al-Qur'an, Kanal YouTube DK-Dorokabuju TV akan turut berpartisipasi dalam menyosialisasikan serta menyiarkan berbagai rangkaian kegiatan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Melalui liputan dan siaran tersebut, masyarakat di seluruh Indonesia diharapkan dapat mengikuti perkembangan pelaksanaan MTQ, menyaksikan penampilan para qari dan qariah terbaik, serta mengambil hikmah dari setiap kegiatan yang diselenggarakan.

DK-Dorokabuju TV mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 dengan mengikuti siaran dan menyebarkan semangat mencintai Al-Qur'an demi terwujudnya generasi Qurani yang berakhlak dan berkeadaban.

05 Juni, 2026


Bima – Pemerintah Kabupaten Bima secara resmi melepas kafilah Kabupaten Bima yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Lombok Tengah. Kegiatan pelepasan berlangsung di Kantor Bupati Bima pada Jumat, 5 Juni 2026.


Pelepasan kafilah dilakukan langsung oleh Bupati Bima, Adi Mahyudi.

Sebanyak 120 orang mengikuti pelepasan tersebut yang terdiri dari pelatih, official, pendamping, serta peserta yang akan mewakili Kabupaten Bima dalam ajang MTQ tingkat provinsi tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Bima, Sekretaris DPRD, Inspektur, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, serta para Kepala Bagian Setda Kabupaten Bima.

Dalam sambutannya, Bupati Bima menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat menjaga nama baik daerah, menampilkan kemampuan terbaik, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Al-Qur’an selama mengikuti perlombaan.

“Kafilah Kabupaten Bima membawa amanah besar untuk mengharumkan nama daerah. Kami berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal, menjaga kekompakan, dan menunjukkan prestasi terbaik,” ujar Bupati.


Sementara itu, Kabag Kesra sekaligus ketua rombongan kafilah H. Ahyani, S.Ag., MM.  dalam laporannya memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjadikan ajang MTQ bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai momentum memperkuat syiar Islam dan membangun generasi Qur’ani.

Pelepasan ditandai dengan doa bersama serta pemberian semangat kepada seluruh anggota kafilah sebelum bertolak menuju lokasi pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB.

Dengan pelepasan resmi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bima berharap kafilah yang diberangkatkan mampu meraih prestasi terbaik dan membawa kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Bima.








22 Maret, 2026


Kota Bima – Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai pelaksanaan Reuni Akbar Lintas Generasi alumni IAIN & UIN Alauddin Makassar yang digelar pada Ahad, 22 Maret 2026, bertempat di Aula Kementerian Haji dan Umrah Kota Bima. 

Kegiatan ini mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Ukhuwah Lintas Generasi”, sebagai bentuk komitmen para alumni untuk terus menjaga hubungan persaudaraan meskipun telah tersebar di berbagai daerah dan profesi. 

Acara reuni yang dihadiri oleh alumni lintas angkatan ini menjadi momentum istimewa untuk kembali mengenang masa-masa kuliah sekaligus mempererat jaringan kebersamaan antar sesama almamater. 

Nuansa haru, bahagia, dan penuh kenangan tampak jelas dari interaksi para peserta yang saling menyapa dan berbagi cerita. Kegiatan ini terbagi dalam dua sesi utama. 

Sesi pertama: “Merajut Silaturahmi”, menjadi ruang bagi para alumni untuk kembali ke “rumah kenangan”, mengenang perjalanan akademik, serta memperkuat ikatan emosional dan persaudaraan lintas generasi. 

Dalam suasana penuh keakraban, para peserta saling berbagi pengalaman dan mempererat ukhuwah yang telah terjalin sejak masa studi. 

Selanjutnya, sesi kedua: “Inspirasi dan Ramah Tamah”, diisi dengan berbagi kisah inspiratif dan testimoni dari para alumni yang telah sukses di berbagai bidang. Sesi ini menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh peserta, khususnya generasi muda, untuk terus berkontribusi bagi masyarakat. 

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama sebagai bentuk pengabadian momen kebersamaan yang penuh makna. Panitia pelaksana menyampaikan bahwa reuni ini tidak hanya sekadar ajang temu kangen, tetapi juga menjadi sarana memperkuat jaringan alumni serta membangun sinergi ke depan. 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah antar alumni IAIN & UIN Alauddin Makassar terus terjaga dan semakin kokoh, sejalan dengan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan. Reuni ini pun menjadi bukti bahwa satu kampus dapat melahirkan sejuta kenangan yang tak lekang oleh waktu, sekaligus mengikat kuat tali persaudaraan lintas generasi.

19 Maret, 2026


Sape – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, panitia Hari Besar Islam (PHBI)  Kecamatan Sape telah menetapkan susunan petugas Sholat Idul Fitri yang akan dilaksanakan di lapangan utama kecamatan dan desa-desa se Kecamatan Sape. Penetapan ini dilakukan melalui rapat koordinasi yang melibatkan unsur pemerintah kecamatan, tokoh agama, serta panitia hari besar Islam. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan Sholat Idul Fitri berjalan dengan tertib, khidmat, dan lancar. 
Petugas sholat Idul Fitri 1447 H / 2026 M Tingkat Kecamatan Sape dan Desa.


Adapun susunan petugas yang telah ditetapkan meliputi imam, khatib, bilal, Pemandu Takbir, serta petugas Protokol (MC). Panitia juga bekerja sama dengan remaja masjid Nurul Huda Naru dan Remaja Masjid Al-Hidayah Sangia guna menunjang kelancaran kegiatan. 

Camat Sape dalam keterangannya menyampaikan bahwa seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Sholat Idul Fitri tahun ini. “Kami mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Sape untuk bersama-sama menghadiri dan memakmurkan pelaksanaan Sholat Idul Fitri dengan penuh kekhusyukan,” ujarnya. 

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk datang lebih awal, menjaga ketertiban, serta memperhatikan kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung. Sholat Idul Fitri direncanakan akan dimulai pada pagi hari pukul 07.00 WITA, dengan dihadiri oleh masyarakat dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Sape. 

 Dengan telah ditetapkannya petugas ini, diharapkan pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan lancar serta menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

16 Maret, 2026



Sape – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Himpunan Organisasi Wanita (HOW) Kecamatan Sape bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Sape menyelenggarakan Pengajian Akbar dalam rangka Safari Ramadhan 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 15 Maret 2026, bertempat di Masjid Besar Al-Munawwarah Sape, dan dihadiri oleh jamaah majelis taklim serta masyarakat dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Sape.


Pengajian akbar ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat selama bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antara organisasi perempuan, majelis taklim, dan masyarakat dalam memperkokoh nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan sosial.

Acara pengajian dipandu oleh Ustadz Subhan H. Ismail, S.Pd.I yang bertindak sebagai moderator. Dalam kegiatan ini hadir para penceramah yang menyampaikan tausiyah keagamaan, yaitu:

  1. Ustadz Dr. Abdul Munir, M.Pd.I

  2. Ustadz Dr. Nasaruddin, M.Pd.I

  3. Ustadz Muslim H. A. Rahim, M.A.

  4. Ustadz Zainal Muthi’in, S.HI

Para penceramah menyampaikan berbagai materi yang menekankan pentingnya meningkatkan kualitas iman dan amal ibadah selama bulan Ramadhan, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta membangun akhlak mulia dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.


Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua TP PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti (Istri Bupati, Ady Mahyudi), Ketua GOW Kabupaten Bima, Hj. Anita H. Irfan, A.Md (Istri Wakil Bupati Bima, H. Irfan Zubaidy), Camat Sape, Sekretaris Camat Sape, serta Ketua Himpunan Organisasi Wanita (HOW) Kecamatan Sape, Siti Rahmah Akbar. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat di wilayah Kecamatan Sape.

Pengajian akbar berlangsung dengan khidmat dan penuh antusias dari para jamaah yang hadir. Diharapkan melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, masyarakat semakin termotivasi untuk meningkatkan ibadah, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan ini pula, HOW dan BKMT Kecamatan Sape berharap agar kegiatan dakwah dan pembinaan umat dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga mampu menciptakan masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan di wilayah Kecamatan Sape.


Popular

Popular Posts

Blog Archive