SAPE, BIMA — Forum Komunikasi Mahasiswa Makassar Sape (FOKMAS) Makassar menggelar kegiatan Bakti Sosial di Desa Poja, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, pada Sabtu–Minggu, 29–30 Agustus 2026.
Mengusung tema “Menguatkan Pendidikan, Meningkatkan Kesadaran Kesehatan, dan Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan,” kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkontribusi secara langsung kepada masyarakat melalui kegiatan edukasi, sosial, keagamaan, serta aksi kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan diawali pada Sabtu, 29 Agustus 2026, pukul 08.00 WITA dengan acara pembukaan. Rangkaian pembukaan diisi dengan pengantar dari Ketua Panitia, sambutan Kepala SMPN 7 Sape, serta sambutan sekaligus pembukaan kegiatan oleh Dr. Abdul Munir, M.Pd.I., selaku Ketua Umum IKA Makassar.
Dalam sambutannya, Dr. Abdul Munir memberikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa yang menghadirkan kegiatan sosial dan edukatif di tengah masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memiliki tanggung jawab untuk menuntut ilmu di bangku pendidikan tinggi, tetapi juga memiliki peran penting dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Mahasiswa harus mampu menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat. Pendidikan, kesehatan, agama, dan lingkungan merupakan bagian penting dalam membangun kualitas generasi dan kehidupan masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam pembukaan kegiatan.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan persiapan sosialisasi. Pada pukul 10.00–10.40 WITA, peserta mengikuti sosialisasi tentang pergaulan bebas yang diarahkan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap berbagai risiko pergaulan yang dapat berdampak terhadap masa depan mereka.
Selanjutnya, pada pukul 10.40–11.20 WITA, peserta mendapatkan edukasi kesehatan, kemudian dilanjutkan dengan edukasi keagamaan pada pukul 11.20–12.00 WITA. Ketiga materi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, mengenai pentingnya menjaga diri, kesehatan, serta nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah istirahat, salat, dan makan (ishoma), kegiatan kembali dilanjutkan pada sore hari dengan lomba mewarnai anak-anak yang berlangsung mulai pukul 15.30 hingga 18.00 WITA. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas serta memberikan ruang bagi anak-anak Desa Poja untuk belajar sambil bermain.
Pada malam harinya, setelah waktu istirahat, salat, dan persiapan kegiatan, para peserta melaksanakan camp malam yang berlangsung mulai pukul 20.00 WITA hingga pagi hari.
Hari Kedua Diisi Senam dan Gotong Royong
Rangkaian Bakti Sosial FOKMAS Makassar Sape berlanjut pada Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan diawali pukul 06.30 WITA dengan senam bersama. Kegiatan ini bertujuan membangun kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.
Setelah senam, peserta melaksanakan sarapan dan persiapan sebelum memasuki kegiatan utama berupa gotong royong yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WITA.
Kegiatan gotong royong menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian FOKMAS Makassar terhadap lingkungan Desa Poja. Mahasiswa bersama masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan kebersihan lingkungan sebagai upaya menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Setelah kegiatan gotong royong, peserta melaksanakan ishoma. Selanjutnya, pada pukul 13.00–14.00 WITA dilaksanakan acara penutupan sekaligus evaluasi sebagai akhir dari seluruh rangkaian kegiatan Bakti Sosial FOKMAS Makassar Sape.
Melalui kegiatan tersebut, FOKMAS Makassar Sape berharap semangat pengabdian dan kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat dapat terus dikembangkan. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat hubungan antara mahasiswa, sekolah, masyarakat, dan berbagai unsur lainnya dalam membangun generasi yang berpendidikan, sehat, religius, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Bakti Sosial FOKMAS Makassar Sape di Desa Poja menjadi bukti bahwa mahasiswa dapat mengambil peran nyata dalam kehidupan masyarakat, tidak hanya melalui gagasan dan pemikiran, tetapi juga melalui aksi langsung yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.




0 komentar:
Posting Komentar
Silakan titip komentar anda..