Tampilkan postingan dengan label Bima Timur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bima Timur. Tampilkan semua postingan

14 Januari, 2024


Dalam suasana penuh keakraban, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jainul Gibran, berbincang santai bersama tokoh sekaligus cendikia muda lokal. Acara ini berlangsung di sebuah lokasi sederhana di desa Melayu - Lambu (kediaman santai Jainul Gibran) namun penuh makna, tempat diskusi hangat mengenai isu-isu terkini, khususnya yang berdampak langsung pada masyarakat.

Jainul Gibran, dikenal sebagai figur yang dekat dengan rakyat, menyampaikan pandangannya terkait pembangunan daerah, penguatan sektor pendidikan, dan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia juga mendengar langsung berbagai aspirasi, mulai dari permasalahan infrastruktur, pengembangan usaha mikro, hingga isu sosial yang membutuhkan perhatian lebih.

"Membangun daerah itu butuh kerja sama semua pihak. Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, peran masyarakat dan tokoh lokal sangat penting," ungkap Jainul Gibran dalam perbincangan.

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam berbagai program pembangunan, sekaligus mengajak mereka untuk berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif. "Pemuda adalah masa depan daerah kita. Dengan pendidikan dan pemberdayaan yang tepat, kita bisa membawa perubahan besar," tambahnya.

Bincang-bincang ini diakhiri dengan suasana hangat dan penuh harapan. Jainul Gibran berjanji akan terus memperjuangkan isu-isu strategis yang diusulkan, serta menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat demi menciptakan pemerintahan yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
















09 Januari, 2024


Ina Hami, sebuah lokasi di Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, menawarkan pesona alam yang menakjubkan, sering dijuluki sebagai "Negeri di Atas Awan." Tempat ini menjadi favorit para musafir dari Sape atau Lambu menuju Kota Bima lokal maupun luar daerah yang ingin menikmati pemandangan unik berupa gumpalan awan yang membentang luas seperti lautan.

Berada di ketinggian, Ina Hami menjadi tempat sempurna untuk menyaksikan keindahan alam Bima dari sudut yang berbeda. Saat pagi tiba, terutama pada musim hujan, awan-awan tipis sering kali menyelimuti wilayah tersebut, menciptakan suasana magis yang membuat pengunjung serasa berada di atas awan.

Para pengunjung yang datang ke Ina Hami dapat menikmati udara sejuk khas pegunungan, pemandangan perbukitan yang hijau, dan matahari terbit yang memukau. Selain itu, lokasi ini juga cocok untuk berswafoto, dengan latar belakang awan yang seolah tak berujung.


Untuk mencapai Ina Hami, perjalanan yang dilalui cukup menantang tetapi penuh dengan pengalaman seru. Jalan yang berkelok-kelok dan suasana pedesaan yang asri menjadi bagian dari daya tarik menuju tempat ini.

Ina Hami tidak hanya menjadi tempat singgah/istirahat, tetapi juga sarana bagi masyarakat setempat untuk mempromosikan keindahan alam dan budaya Wawo. 


09 September, 2022

Arena Utama STQ Tingkat Kecamatan Sape 2022

 Sape-Dorokabuju., Malam pembukaan Seleksi Tilawah al-Qur'an (STQ) Tingkat Kecamatan Sape Jum'at, 13 Safar 1444 Hijriah bertepatan dengan 09 September 2022 Miladiah berlangsung dengan meriah dengan antusias masyarakat yang begitu tinggi.

Setelah Isya', sepanjang jalan pelabuhan Sape dipenuhi oleh peserta pawai ta'aruf star dari Masjid Besar Al-Munawwarah Sape hingga arena utama (halaman Kantor Camat Sape). Peserta pawai ta'aruf ini diikuti sekitar 150 regu yang terdiri dari seluruh desa se-kecamatan Sape, seluruh elemen pemerintah, sekolah mulai PAUD hingga SMA yang ada di Sape, seluruh kelompok Taman Pendidikan al-Qur'an serta seluruh Majelis ta'lim.

Lantunan ayat-ayat al-Qur'an mengawali acara pembukaan malam ini yang dibacakan Qori' Ustadz Irwan H. Ridwan, S.HI. dilajutkan baca do'a oleh kepala KUA Sape H. Sudirman, S.Pd.I., M.Si. kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ dan laporan ketua panitia serta pelantikan Dewan Hakim oleh Camat Sape.

Subhan Ismail, S.Pd.I selaku ketua panitia menyampaikan dalam laporannya bahwa tujuan diadakan STQ adalah dalam rangka upaya nyata mengentas buta baca al-Qur'an dan sebagai syiar serta persiapan untuk jenjang dan tingkat selanjutnya. Ketua melanjutkan, mata lomba yang digelar pada STQ 2022 ini adalah cabang tilawah dan tahfizh semua gololongan.

Dalam sambutan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE. menyatakan sape selalu juara pada MTQ dan STQ itu semua diawali dari TPQ/TPA. Umi Dinda sapaan bupati juga menghimbau agar masyaraka tetap mejaga Kerukunan Umat Beragama dan menjunjung tinggi nilaj-nilai budaya. Di akhir sambutannya umi Dinda menitip harapan agar dewan hakim menilai secara objektif dan profesional.

Selain Bupati Bima hadir juga beberapa pejabat antara lain Kabag Kesra (Kesejahteraan Rakyat) H. Jubair, S.Ag. dan rombongannya, Kadis Kominfo Kab. Bima, Kadis Disnaker Kab. Bima, Ketua Baznas Kab. Bima diwakili Ketua III Dr. Abdul Munir, M.Pd.I. dan beberapa camat.

Camat Sape Muhammad Akbar, S.P., M.Si., menyampaikan rasa optimisnya bahwa STQ 2022 ini lebih kompetitif dan sengit karena Qori' Qoriah dari kecamata sape selalu menjadi jawara pada tingkat-tingkat selanjutnya ditandai dengan juara umum beberapa kali berturut di tingakt kabupaten. (MG)




19 Agustus, 2014

pantai papa lambu
Tepat 17 Agustus 2014, beberapa Dosen dan Karyawan STAI Muhammadiyah Bima tiba-tiba sudah di kawasan Sape. Salah satu dari mereka menelpon saya di pagi itu, memberitahukan keberadaan dan tujuan berpijak mereka. Singkat cerita, ternyata rombongan ini hendak ke pantai Papa kec. Lambu.
Pantai Papa memang tak pernah sepih dari pengunjung, bukan saja turis lokal yang gemar ke sini melainkan juga turis luar.
oh ya... siapa yang di maksud turis lokal dan siapa itu turis luar?
Turis lokal yang dimaksudkan di sini adalah mereka wisatawan/i yang berasal dari wilayah sekitar Lambu dan Sape, sedangkan turis luar ialah wisatawan/i dari berbagai daerah di luar wilayah Lambu dan Sape seperti Kota Bima, Sila, Wawo, Wera, bahkan dari Kota Mataram.
Rombongan STAIM Bima ini, mereka berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten / Kota Bima dan kebetulan bekerja pada instansi yang sama. meskipun demikian, ketika ada rencana wisata ke Pantai Papa ini mereka semangat.

05 Juni, 2014

Berawal dari keluh kesah guru-guru SMA di Sape dan Lambu, mengatakan betapa menurunnya kualitas baca al-Qur'an calon siswa baru di tahun ini. Dikatakan masih syukur apabila anak itu mengenal huruf (hijaiyyah), ironis memang, bahkan mayoritas calon siswa tak mengenal huruf.

Huruf saja mereka tak kenal, lalu bagaimana bisa mengaji (membaca al-Qur'an)?.

Semua sekolah tingkat SMA di wilayah Sape dan Lambu melakukan tes membaca al-Qur'an sebagai syarat kelulusan Penerimaan Siswa Baru (PSB) terutama SMA berstatus Negeri. Untuk Sekolah SMA swasta ada yang mengadakan sebagai syarat dan ada pula hanya sekedar formalitas.

SMA Negeri 1 Sape misalnya, telah mengurangi standar kelulusan tes mengaji dari lancar menjadi bisa. artinya, kalau selama ini yang dapat diterima atau dinyatakan lulus hanyalah siswa yang lancar dalam membaca al-Qur'an namun tahun 2014 ini cukup bisa saja, itupun kriteria bisa-nya masih bervariatif tergantung penguji.

Kenapa standar kelulusan tes ngaji diturunkan? jawaban singkatnya adalah berarti yang lulus atau yang menjadi siswa baru hanyalah 10 orang saja. ironis memang...

Apalah arti program pemerintah "Membumikan al_Qur'an". Kemana TPA dan TPQ?...
Kemana para orang tua? sibuk apa saja kalian...?

Bagaimana bisa memahami al-Qur'an dan kitab-kitab agama bila mengaji saja tak bisa? belum lagi berbicara pengamalan, memahamilah dulu... kasihan generasi muda... generasi yang akan membawa negara dan agama ini 10 tahun atau 20 tahun kedepan.



03 Juni, 2014

Pemancar Telkom doro Saboke - Lambu dengan titik Coordinates 8°40'52"S 119°7'5"E, ini merupakan paling timur daratan provinsi Nusa Tenggara Barat. 

Jalur menuju Pemancar telkom ini sangat mudah bila anda star dari  Kota Sape Kabupaten Bima, ke Desa Sumi belok kiri setelah kantor Camat Lambu sebelum SDN Inpres Sumi 1 atau tepat depan lokasi praktek Dr. Wisnu. 

Bila gang yang dilalui sudah benar, maka anda pastinya melewati kantor polsek Lambu, maka jalanlah terus-terus mengikuti jalanan beraspal. Perlu anda ingat bila menemui jalanan bercabang maka jangan belok baik kiri maupun kanan. Gang pertama pada bagian kanan menuju desa Nggelu, sementara Gang kedua sebelah kiri menuju Desa Lambu dan PT. Mutiara BSM.

Apa istimewanya di atas sana? Bila memandang ke arah timur, anda dapat melihat Pulau Komodo (Taman Nasional Komodo), terlebih pulau Kelapa yang menjadi incaran wisatawan asing sangat jelas terlihat. Bila memandang ke arah kanan bawah (dodo cawa) anda menyaksikan indahnya pemandangan desa Nggelu. Dan menurut saya yang paling asyik diatas sana adalah kesejukannya bagaikan kita berada di Eropa.

Jalur menuju Pemancar Telkom Doro Saboke
Catatan: Bila hendak ke pemancar ini, pastikan kendaraan anda sanggup mengaruki pendakian dengan kondisi jalan penuh terjang dan bebatuan.

01 Juni, 2014

Lokasi: Pelabuhan Sape Bima
Praduga sebelumnya memang terbukti, bahwa abu vulkanik letusan gunung sangiang yang berlokasi di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini sampai ke Australia. Beberapa media cetak maupun elekronik mengabarkan bahwa Abu vulkanik mencapai Australia Tengah, sehingga penerbangan batal dilakukan.

Sore itu (30/05/14) sebagaimana yang terlihat pada photo ini, vulkanik mengarah ke tenggara, sementara wilayah yang ada di tenggara dari lokasi ini yaitu Pulau Komodo, kabupaten Sumba NTT dan Australia.

Sore ini (01/06/14) Sape dan sekitarnya lumayan kondusif abu vilkanik hanya sedikit saja mendarat di wilayah ini. Namun meski demikian sebaiknya pengendara sepeda motor senantiasa mengenakan masker dan kacamata atau helm berkaca.

31 Mei, 2014

Mata perih, demikian yang saya rasakan sepulang dari sekolah sore ini. Kuda Mas (toko) sore ini tak terbuka guna membeli beberapa masker. Se-sampai di rumah langsung masuk kamar mandi dan mencuci mata yang masih perih dan pedih.

Kemarin, efek dari meletusnya doro sangia (orang Bima menyebutnya) atau Gunung Sangiang dalam literatur nasionalnya, sementara pada Teks Peta baik google map maupun wikimapia menggunakan nama Sangeang. Namun kemarin tidak menutupi Sape atau wilayah Bima pada umumnya karena angin mengarah ke timur.

Teman saya yang berada di Sumba dan Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur mengatakan, sebagian besar wilayat itu dihujani abu vulkanik sejak kemarin sore hingga sore hari ini.

30 Mei, 2014

Bima - Pagi ini 30 Mei 2014 gunung sangia (G. Sangiang) kembali meletus setelah sekian lama tak terdengar lagi memuntahkan abunya.Pada tahun 80-an, gunung meletus mengakibatkan sebagian besar warga Bima dan sekitarnya mengalami penyakit gatal-gatal dan termasuk saya.

Gunung Sangiang yang berada di Pulau Sangiang sekitar 60 kilometer utara kota Bima. Memiliki ketinggian 1.842,05 meter. Luas pulaunya 215 kilometer persegi. Lokasinya ditempuh menggunakan perahu motor selama 1,5 jam dari daratan Wera. Semula diperkirakan ketinggiannya 4.000 meter di atas permukaan laut. Letusan terjadi mulai 1953, 1964, 1985, 1987, dan 1998.
Pagi ini terasa getaran gempa hingga Sape.







29 Mei, 2014

Lariti - Pantai yang indah namun tak terawat. Pada postingan sebelumnya saya telah menceritakan pesona pantai Papa dan pantai Nggelu, kali ini tambahan informasi mengenai pantai Lariti.
Pantai Lariti sebenarnya terletak dekat sekali dari kota Sape, namun termasuk wilayah kecamatan Lambu tepatnya di Desa Soro. Banyak yang belum mengetahui keberadaan pantai ini, sebab tak sepopuler pantai Papa dan lainnya yang memiliki akses jalan raya. Pantai ini memiliki pasir putih halus dengan panorama yang indah. sekali lagi, sayangnya pantai ini tak terurus bahkan semakin hari kian kotor akibat kurangnya kesadaran pengunjung yang melakukan bakar-bakar ikan ataupun ayam dengan membuang sisa pembakaran sembarangan.
Jalur akses menuju pantai Lariti terdapat dua gerbang. Pertama boleh melalui desa Soro depan pasar Soro/Melayu. Kedua, gang depan Polindes Desa Melayu terus-terus ke timur hingga dapat pantai.



Bima NTB - Memiliki potensi alam yang luar biasa, salah satunya pada koodinat -8.7307310, 119.1066017, anda akan tercengang melihat alamnya. Pada awalnya saya ragu berangkat ke tempat itu, karena kabarnya bahwa akses jalan menuju lokasi parah tak beraturan. Namun rasa penasaran dan jiwa penjelajah mengalahkan segala rasa ragu.
Selama perjalanan tak henti-hentinya rasa was dan tegang menyertai, bagaimana tidak! jalanannya bagaikan sungai bekas jalur lahar dingin. Jika saja sendiri maka sedikit khawatir itu, tapi ini berangkat sekeluarga (4 orang) dengan motor metic " Vario CW - Honda". 
Nggelu - orang-orang menamai daerah ini, bahkan telah diresmikan menjadi salah satu Desa di Kecamatan Lambu Kabupaten Bima - Nusa Tenggara Barat. Dari sini dapat pula ke Taman Nasional Komodo (TNK) yang terletak di Nusa Tenggara Timur. Sejak akhir tahun 2011, taman ini sudah terpilih sebagai salah satu dari New7Wonders of Nature dengan jarak tempuh 1.5 jam menggunakan perahu bagan (perahu nelayan) - perhatikan peta dibawah. 

Peta Desa Nggelu
Berikut momen-momen di pantai Nggelu bersama Keluarga.
Di belakang kami ini terdapat sungai lalu pantai.

Ginilah kondisi pantai Nggelu.
Pada bagian kiri pantai terdapat gua "lupa namanya", gerbang gua sebesar pintu rumah pada umumnya namun pada bagian dalam gua cukup besar bagaikan ruang auditorium. Sementara pada bagian kanan pantai ini terdapat pemakaman pada tebing seperti makam suku tanah toraja (tator) yang ada di Sulawesi.

Fakhirah Bersama warga yang menunggu keluarga dari melaut






06 September, 2012

Bagian Depan
Bulan Ramadhan 1433 H atau tahun 2012 M ini, ada tambahan kerja di siang harinya, tak seperti bulan puasa/Ramadhan sebelumnya. Kebetulan Masjid dekat rumah hampir rampung alias selesai pembangunannya, namun masih sangat polos. Maka kami dari remaja masjid Ar-Rahman Rai-Oi berinisiatif memberinya warna sedikit dengan nuansa-nuansa Islami.

Kaligrafi Islam, yang dalam juga sering disebut sebagai kaligrafi Arab, merupakan suatu seni artistik tulisan tangan, atau kaligrafi, serta meliputi hal penjilidan,  yang berkembang di negera-negera yang umumnya memiliki warisan budaya Islam.

Bentuk seni ini berdasarkan pada tulisan Arab, yang dalam waktu lama pernah digunakan oleh banyak umat Islam untuk menulis dalam bahasa masing-masing. Kaligrafi adalah seni yang dihormati di antara berbagai seni rupa Islam, karena merupakan alat utama untuk melestarikan Al-Qur'an. Penolakan penggambaran figuratif karena dapat mengarah pada penyembahan berhala, menyebabkan kaligrafi dan penggambaran abstrak menjadi bentuk utama ekspresi seni dalam berbagai budaya Islam, khususnya dalam konteks keagamaan.  Sebagai contoh, kaligrafi nama Tuhan diperkenankan sementara penggambaran figuratif Tuhan tidak diizinkan. Karya kaligrafi banyak dijadikan koleksi dan adalah hasil seni yang dihargai.

Mihrab

Bagian atas
Kami menggoresnya langsung pada tembok atau dinding dan digores dengan menggunakan tripleks. Kenapa tripleks?
Bagian depan dan samping
Kami gunakan tripleks, agar tidak mengganggu aktivitas jamaah masjid yang melakukan sholat jama'ah baik fardu maupun shalat sunnah tarwih saat itu.
Saat dikerjakan di rumah
Maaf, bagi panitia pembangunan atau renovasi masjid sekitar wilayah BIMA kota/kab. yang berminat silahkan hubungi di kediaman kami Desa Rai Oi Kec. Sape.

19 Agustus, 2012

Sape - Bima. Sudah menjadi tradisi Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Sape setiap tahun mengadakan lomba takbir dalam rangka menyambut Hari raya Idul fitri, seperti pada tahun sebelumnya malam takbiran jelang Idul Fitri 1433 H juga dimeriahkan dengan lomba takbir yang diikuti oleh lebih kurang 30 peserta yang terbagi menjadi 2 kategori yaitu pelajar dan remaja masjid Sabtu (18/8) malam.

Setelah melalui penilaian tim juri lomba, akhirnya Remaja Masjid Al-Muhajiri desa Oi Maci (desa termuda) dinobatkan sebagai juara pertama
“Juara 1 hingga 3 masing masing kategori mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan,”

Camat saat memberikan sambutan pada lomba takbir meminta kepada seluruh warga untuk mengumandangkan takbir bersama agar perayaan hari raya Idul Fitri lebih terasa syiarnya. “Tidak hanya peserta lomba saja yang menumandangkan takbir namun semua masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri kami minta untuk ikut mengumandangkan takbir,”

Camat dan Ketua PHBI (H. Nasaruddin Abidin, S.Pd) juga meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati saat merayakan hari kemenangan dengan mengikuti takbiran, terutama yang menggunakan kendaraan. “berhati-hatilah taati perintah petugas kepolisian yang malam mini sibuk mengatur lalu lintas dalam rangka mengamankan malam takbir.

Desa OI maci 2 (juara I predikat kreativitas)
SMPN 1
Tabe Anaraka (wajan Neraka) Naru Barat


05 Agustus, 2012


SMA Negeri 1 Sape - Dalam mengisi bulan Ramadhan, seperti biasanya selalu diadakan program kegiatan yang sifatnya keagamaan yang terkait dengan bulan Puasa oleh Guru Pendidikan Agama Islam (PAI).

Ini merupakan kali ke tiga SMAN 1 Sape mengadakan kegiatan Gema Amaliyah Ramadhan yang di ikuti SMA - SMK - MA se-Kecamatan Sape dan Lambu. Kegiatan yang bertemakan "MEMBANGUN KADER ISLAMI DALAM ILMU DAN AMAL" Berlangsung mulai tanggal 02 hingga 10 Agustus 2012.
Jenis mata lomba antara lain: Tilawah, Kaligrafi, da'i dan da'iyah, Kasidah rebana, Adzan, Fahmil Qur'an. dll

Official dan penonton

Guru PAI dan Ketua Panitia

Dewan Juri Kesenian

Dewan Hakam Tilawah


Popular

Popular Posts

Blog Archive